Harsutejo : Mengenang Malam Jahanam (G30S) dan Jejak Hitam Suharto (penulis buku G30S Sejarah yang Digelapkan & Kamus Kejahatan Orba)

What’s wrong with contemporary Indonesia? – Katharine McGregor

(tentang Harsutejo – Harsono Sutedjo)

 

Warisan Suharto pengantar Joesoef Isak untuk G 30 S Sejarah yang Digelapkan karya Harsutejo

3_Sejarah yang...

 

berikut adalah tulisan-tulisan Harsutejo (pra-buku G30S Sejarah yang Digelapkan ) yang dipublikasikan oleh bung Teguh Timur atas seijin penulisnya.

Mengenang Malam Jahanam (1): G30S

Mengenang Malam Jahanam (2): Gestapu, Gestok

Mengenang Malam Jahanam (3): Lubang Buaya

Mengenang Malam Jahanam (4): Halim Perdanakusuma

Mengenang Malam Jahanam (5): Gerwani

Mengenang Malam Jahanam (6): Letkol Untung

Mengenang Malam Jahanam (7a): Kolonel Abdul Latief

Mengenang Malam Jahanam (7b): Gembong atau Korban

Mengenang Malam Jahanam (8): Brigjen Suparjo

Mengenang Malam Jahanam (9): Gembong G30S, Syam Kamaruzaman

Mengenang Malam Jahanam (10): Hari Kesaktian Pancasila

Mengenang Malam Jahanam (11): Jenderal Soeharto

Mengenang Malam Jahanam (12): ABRI

Mengenang Malam Jahanam (13): Pembantaian Massal

Mengenang Malam Jahanam (14): Teori Presiden Sukarno sebagai Dalang

Mengenang Malam Jahanam (15): DN Aidit, PKI dan G30S

Mengenang Malam Jahanam (16): Dewan Revolusi dan Kudeta di Radio

Mengenang Malam Jahanam (17): G30S Dirancang untuk Gagal

mcgregor_2

Buku yang membeberkan sederetan dosa kejahatan super hebat rezim Orde Baru dengan rinci dan lengkap serta mampu memberi bukti betapa kejahatan itu terus lestari bahkan sampai kepergian Soeharto. Membaca buku ini pembaca akan tiba disuatu persimpangan. Pertama, melihat jalan gelap hari depan Indonesia sebab tak mungkin lagi dapat menangani kejahatan warisan Orde Baru Soeharto. Kedua, pembaca justru menjadi tahu duduk perkara dan akar-akar kejahatan Orde Baru, seraya tahu obat penyembuhnya serta memiliki optimisme hari depan Indonesia.

penerbit Komunitas Bambu

 

Harsono Sutedjo: JEJAK HITAM SOEHARTO (1-9)

Senyum Suharto: Yang Buram dari Manusia Langka (1)

Suharto dan Tujuh Jenderal Korban G30S (2)

Suharto dan Feodalisme Baru (3)

Suharto, Semar dan Supersemar (4)

Suharto Penuh Dusta (5)

Suharto dan SU 1 Maret 1949 (6)

Peran Sejarah Sri Sultan dan Panglima Besar Sudirman Dipreteli (7)

Memuji Suharto, Menendang Sukarno (8)

Harta Suharto dan Korupsi (9)

BUAs-WdCAAAY7zm

Sumber : Penerbit Ultimus

HARSUTEJO lahir di Wlingi, Jawa Timur sekitar 1935—1937, tepatnya tidak diketahui. Tamat S-1 Sejarah Budaya FKIP Airlangga, 1964, dengan tiga anak dan beberapa cucu. Sebagai pengurus HSI Cabang Malang, ditangkap pada akhir Oktober 1965, meringkuk sebagai tapol di penjara Lowokwaru, Malang selama 6 bulan. Setelah dibebaskan, melarikan diri ke Surabaya dan Jakarta, masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) eks-tapol. Menulis buku G30S Sejarah yang Digelapkan, Hasta Mitra, 2003. Menerjemahkan buku-buku seperti Bob Hering, Soekarno Bapak Indonesia Merdeka, 2003 dan Bob Hering, Mohammad Hoesni Thamrin, Membangun Nasionalisme Indonesia, Hasta Mitra, 2003; Han Suyin, Zhou Enlai, Intelektual Revolusioner, Berbakti Kepada Rakyat dan Negeri Sepanjang Usia, Hasta Mitra, 2008; Ruth McVey, Kemunculan Komunisme Indonesia, (The Rise of Indonesian Communism, Cornell University Press, 1965) dan David Jenkins, Soeharto dan Barisan Jenderal Orba, Rezim Militer Indonesia 1975—1983 (Suharto and His Generals: Indonesian Military Politics 1975—1983, Ithaca, 1984), Komunitas Bambu, Depok, 2010, dan beberapa buku novel Karl May.

Buku ini adalah bagian cerita dari jutaan orang di republik ini yang mengalami ketidakadilan. Mereka terjepit dalam sebuah zaman di mana hukum digunakan untuk melindas hak asasi manusia. Melalui cerita tentang kurun G30S dalam buku ini kita akan menemukan benang merah bagaimana rezim penguasa saat itu menangkapi orang-orang yang pro-Soekarno dan menjebloskannya ke penjara. Semua orang yang bisa dituduh terlibat PKI dengan mudah ditangkap dan kemudian dipenjara.

Stanley Adi Prasetyo

Peristiwa dan perasaan apa saja yang dialami seseorang yang menjadi buron bertahun-tahun lamanya, terkucil dari kehidupan normal, tercerabut dari kehangatan sanak keluarga dan teman dekat, terpinggir dari berbagai bentuk silaturahmi, serta implikasinya terhadap anak-anak mereka. Kemudian ancaman yang mungkin terus mengintai dalam bentuk yang tak gampang diperhitungkan, dalam nganga lebar mulut buaya orde kerajaan baru dan kehidupan rimba raya Jakarta.

Harsutejo

 

Simak juga 140 ‘entry’ tematik lainnya pada link berikut

Prakata dan Daftar Isi Genosida 1965-1966

Road to Justice : State Crimes after Oct 1st 1965 (Jakartanicus)

14542544_1036993449746974_4443364972569517121_o

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s