[Genjer-genjer] Nyanyian Yang Dibungkam! Apinya Tak Kan Padam! [Kompilasi Rupa dan Musik]

Simak! Temuan dan Rekomendasi Majelis Hakim International People’s Tribunal 65

 PUTUSAN AKHIR MAJELIS HAKIM IPT 1965 (teks terjemahan)  http://www.tribunal1965.org/id/putusan-akhir-majelis-hakim-ipt-1965/
Ringkasan Temuan dan Rekomendasi Sidang IPT 1965


sila klik pameran online genosida 65-66 : 

PRAKATA LITERASI GENOSIDA 1965-1966, Dadang Christanto, Sanggar Bumi Tarung,Dolorosa SinagaElisabeth Ida Mulyani,  Dewi CandraningrumYayak Yatmaka, Koes Komo, Nobodycorp. Internationale Unlimited, Komunal Stensil, ,Didot Klasta Harimurti, Made Bayak , Andreas IswinartoTARINGPADI, Obed Bima WicandraMars Nursmono, Gregorius Soeharsojo Goenito,  SILENCE & ABSENCE [Adrianus Gumelar Demokrasno – Bunga Siahaan] Kerja Manusia dan Matahari – Misbach Tamrin,   Daniel ‘Timbul’ Cahya Krisnakolaborasi Jagal Bukan Pahlawan!;  mozaik rupa : kuburan massal 65-66 bernama ‘indonesia’ Awas 30 S Art Project,  Daniel Rudi HaryantoTerrorPaint-Benk Riyadi-Riza-Suhendra-Awank,Rista Dwi I, Koleksi Foto Kamp Konsentrasi Tahanan Politik 65, The Act of Living – Perempuan Penyintas 1965 (feature foto)Okty Budiarti – KAMI BERNYAWA : Butiran Aksara Untuk Tragedi 65Kharisma Jati (komik), Aji Prasetyo (komik), Arip Hidayat (komik), Evans Poton dkk(komik), Eko S Bimantara (Komik), Museum Bergerak 1965Museum Rekoleksi Memori,  ‘Mwathirika’ and The Victim’s Silent Tale Kesetiaan, Keteguhan, Kesunyian Hingga Akhir Hayat (Mengenang Basuki Resobowo), Spatial History : Pertanyaan Subversi Irwan Ahmett Soal Supersemar (Presentasi Seni),  Amanat Konstitusi Yang Terpenggal : UUPA, Landreform, Gerakan Tani dan #Genosida65 ; Tak Hanya Ribuan Kepala, Proklamasi 17-8-1945 Pun Ditebas (Ekopol Genosida 1965) 

 

simak juga

Putusan Akhir Majelis Hakim International People’s Tribunal 65Rumah Baca (Pustaka) Genosida 65,  ; Lekra, Sastra dan 1965; Putu Oka Sukanta : Menulis Adalah Perjuangan Untuk Hidup, Umi Sardjono, Sulami, Gerwani, Fitnah Lubang Buaya dan Genosida 65‘Dance of the Missing Body’ : Mengenali Tubuh Menari dan Sejarah Kekerasan bersama Rachmi Diyah LarasatiSyawal Itu Merah, INGAT 65 [Ceritaku ceritamu cerita kita tentang 65]Bioskop Jejak Genosida 65 (bagian 1),  Bioskop Jejak Genosida 65 (bagian 2), Bioskop Nyanyi Sunyi Seorang Bisu (Pramoedya Ananta Toer)Film Sang Penari : Menari Sembari Menumpang Kereta Sejarah… Tsunami Sosial-Politik 1965 Tanpa Menyisakan Luka?,  Melawan Tabu dan Kebisuan, Mensubversi Film Propaganda Hitam Pengkhianatan G30S/PKIPaduan Suara Dialita : Salam Harapan Padamu KawanPrison SongMusik Tigapagi – SembojanAlbum Lagu Genjer-genjerEvil Wars In 1965 (Musik Benny Soebardja dkk)The Act of Killing Mixtape (kompilasi musik),  Stand Up Comedian Melawan Tabu-Melawan Lupa [Jasmerah] Sejarah Gerakan Kiri Yang Dihilangkan


emak e tole, nembange genjer-genjer (06)
(Biji – Kesaksian.) Bunga (Kebenaran) dan Tembok (Sejarah Palsu-‘Sejarah Berseragam”)
Jika kami bunga
Engkau adalah tembok itu
Tapi di tubuh tembok itu
Telah kami sebar biji-biji
Suatu saat kami akan tumbuh bersama
Dengan keyakinan: engkau harus hancur!
(dipetik dari Bunga dan Tembok – Wiji Thukul

emak e tole, nembange genjer-genjer (03)

si fasis; sang patriark itu
(dai nippon lantas orba)


emak e tole, nembange genjer-genjer (04)

tumbal jalan tol pembangunanisme (kapitalisme)





emak e tole, nembange genjer-genjer (05)

survivor genosida 65

emak e tole, nembange genjer-genjer (07)

‪#‎NyanyianyangDibungkam‬ ‪#‎ApinyaTakkanPadam‬

emak e tole, nembange genjer-genjer (08)

dewi sri genjer



emak e tole, nembange genjer-genjer (09)

fondasi pembangunanisme (kapitalisme di indonesia)




emak e tole, nembange genjer-genjer (09)
tanah tumpah darah (metamorfosis – kepompong bukan mumi)
Genjer-Genjer adalah lagu yang di ciptakan M. Arief pada masa pendudukan Jepang di Indonesia.
#GENJER-GENJER
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Emak’e thole teko-teko mbubuti genjer
Emak’e thole teko-teko mbubuti genjer
Ulih sak tenong mungkur sedhot sing tolah-toleh
Genjer-genjer saiki wis digowo mulih
Genjer-genjer esuk-esuk didol ning pasar
Genjer-genjer esuk-esuk didol ning pasar
Dijejer-jejer diuntingi podho didhasar
Dijejer-jejer diuntingi podho didhasar
Emak’e jebeng podho tuku nggowo welasah
Genjer-genjer saiki wis arep diolah
Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Setengah mateng dientas yo dienggo iwak
Setengah mateng dientas yo dienggo iwak
Sego sak piring sambel jeruk ring pelonco
Genjer-genjer dipangan musuhe sego
[sunting]Terjemahan Bahasa Indonesia
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Ibu si bocah datang memunguti genjer
Ibu si bocah datang memunguti genjer
Dapat sebakul dia berpaling begitu saja
tanpa melihat ke belakang
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Ditata berjajar diikat dibeberkan di bawah
Ditata berjajar diikat dibeberkan di bawah
Ibu si gadis membeli genjer sambil membawa
wadah-anyaman-bambu
Genjer-genjer sekarang akan dimasak
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Nasi sepiring sambal jeruk di dipan
Genjer-genjer dimakan bersama nasi
dalam kemeriahan pesta kampung/atau hari ulang tahun/mereka semua menyanyi/
Genjer-genjer/lagu populer yang berkisah tentang/kehidupan petani/
yang miskin dan tersingkir/ke pinggir
 
semua menyanyi/semua menari/dan bagaikan dikomando penonton ikut serta/
suaranya menggema/ditingkah senyum ceria
 
sambil menyanyi/mereka merasa sedang berrevolusi/sambil menyanyi/
mereka merasa sedang berjuang/membela kaum tani/
Genjer-genjer adalah lagu yang melambangkan derita manusia/
dari potret kehidupan rakyat miskin
 
dari fragmen puisi HD Haryo Sasongko (2005) dalam kumpulan puisi tragedi 1965.
 

Lagu
Genjer-Genjer, masa penjajahan Jepang dan stigma PKI

 
 

Lagu “Gendjer-gendjer”, Siapa
Penciptanya?

Lagu “Gendjer-gendjer” dan Penderitaan Keluarga
Pengarang yang Dicap PKI

Genjer-Genjer – Blambangan

 
Genjer-genjer – Filastine
Genjer Genjer – BING SLAMET
  

Tomi Simatupang Incarnation – Genjer-Genjer

 “Gendjer Gendjer” – Dengue Fever

Genjer-Genjer – Lilis Suryani

  

Tika & The Dissidents – Genjer-Genjer @ Pidato Kebudayaan 2012

 

Genjer-Genjer Versi Blambangan Banyuwangi.flv

 Music Chamber #7 – Bunyi Sunyi – Flukeminimix – Genjer-Genjer 

 Indonesia Longplay Extended Project-Genjer genjer at Jazz Goes to Campus 2012 [HD] 

genjer hip hop

“Genjer-genjer” – YB Orchestra

Eyefeelsix – genjer genjer [Live at Bumi Manusia] 

genjer-genjer (GESTAPU).wmv

Lagu Perjuangan “Darah Ra’jat”

bahan bacaan berupa buku dan video online
A. ebook, book online
*beberapa bahan bacaan tidak semata-mata menyoal genosida 65
 
Pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tentang Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM yang Berat Peristiwa 1965-1966
John Roosa Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto ( ISSI dan Hasta Mitra, 2007) 
Tahun yang Tak Pernah Berakhir: Memahami Pengalaman Korban 65 (Ed. Ayu Ratih, Hilmar Farid dkk)
Mendengar Suara Perempuan Korban Peristiwa 1965
Menyusul Puzzle Pelanggaran HAM 65 : Blitar dan Buton  http://www.kontras.org/buku/MENYUSUN_PUZZLE_PELANGGARAN_HAM_1965.pdf
 Tanah Berdarah Di Bumi Merdeka : Menelusuri Luka-Luka Sejarah 1965 – 1966 Di Blora
Tuturan Penyintas Tragedi 65 : Sulawesi Bersaksi
Pelanggaran HAM Peristiwa 1965/1966 di Kota Palu
melawan lupa narasi-narasi komunitas taman 65 bali

Mematahkan Pewarisan Ingatan: Wacana Anti-Komunis Dan Politik Rekonsiliasi Pasca-Soeharto
Pulangkan Mereka! Merangkai Ingatan Penghilangan Paksa Di Indonesia
Djinah 1965, Years of Silence – Evans Poton.
Indonesia Yang Dibayangkan: Peristiwa 1965-1966 dan Kemunculan Eksil Indonesia 
Penggambaran GERWANI sebagai Kumpulan Pembunuh dan Setan 
(Fitnah dan Fakta Penghancuran Organisasi Perempuan Terkemuka)
baca juga KUNTILANAK WANGI -Organisasi-Organisasi Perempuan Indonesia Sesudah 1950
 
Akar dan Dalang – Suar Suroso
 
Mengorek Abu Sejarah Hitam Indonesia – Yoseph Tugio Taher https://www.academia.edu/4437590/ULTIMUS_mengorek_abu_sejarah_hitam_indonesia_edit_012
 

Narasi-narasi Ingat 65 – Ceritaku ceritamu cerita kita tentang 65

REPRESENTASI TRAGEDI 1965 :
KAJIAN NEW HISTORICISM ATAS TEKS-TEKS SASTRA &NONSASTRA 66-98

Hilmar Farid : Indonesia’s Original Sin : Mass Killing and Capitalist Expansion 1965-1966

http://www.scribd.com/doc/28704618/Hilmar-Farid-Indonesia-s-Original-Sin
A Prelimenary Analysis of the October 1, 1965 Coup in Indonesia 
– Benedict Andreason and Ruth Mc Vey

Another Look at the Indonesian Coup -Harold Couch 
Sexual Slander and the 1965-1966 Mass Killings in Indonesia : Political dan Methodological Consederations Saskia Eleonora Wieringa
Introduction: The Massacres of 1965–1966: New Interpretations and the Current Debate in Indonesia Annie Pohlman
The Initial Purging Policies after the 1965 Incident at Lubang Buaya – Yosef Djakababa
The Organisation of the Killings and the Interaction between State and Society in Central Java, 1965 – Mathias Hammer
Why Not Genocide? Anti-Chinese Violence in Aceh, 1965–1966 – Jess Melvin
Child-raising, Childbirth and Abortion In Extremis: Women’s Stories of Caring for and Losing Children during the Violence of 1965–1966 in Indonesia – Annie Pohlman
Seducing for Truth and Justice: Civil Society Initiatives for the 1965 Mass Violence in Indonesia – Sri Lestari Wahyuningroem
Documentation: Reports by Human Rights and Victim Advocacy Organisations in Indonesia: Reconciling the Violence of 1965 – Annie Pohlman
Still Uninvestigated After 50 Years: Did the U.S. Help Incite the 1965 Indonesia Massacre? Prof Peter Dale Scott
Truth Will Out: Indonesian Accounts of the 1965 Mass Violence
Neglected Duty: Providing Comprehensive Reparations to the Indonesian “1965 Victims” of State Persecution. ICTJ; Teresa Birks. 
https://www.ictj.org/sites/default/files/ICTJ-Indonesia-Reparations-Victims-2006-English.pdfIndonesias unresolved mass murders : Undermining Democracy – TAPOLhttp://tapol.org/sites/all/modules/custom/tpl_sorry/docs/Indonesias_unresolved_mass_murders.pdfIndonesia 65 Documents  Amnesty Internasionalhttp://www.indonesia1965.org/wordpress/



 
B. video online
 
 
Senyap – The Look of Silence
Jagal – The Act of Killing (full movie)
Jembatan Bacem : Fim Dokumenter Tentang Peristiwa 1965 (1)

Jembatan Bacem : Fim Dokumenter Tentang Peristiwa 1965 (2)
The Shadow Play (CIA roles in Indonesian Killings of 1965-1966
https://www.youtube.com/watch?v=lTBCHvumJvA
Saya Rasa Itu Sulit Dilupakan
Plantungan: “Pictures of suffering and a woman’s power
Tjidurian 19: Rumah Budaya yang Dirampas (Seized Culture House)
Imam Komunis
Indonesia: Menyemai Terang Dalam Kelam
Indonesia: Perempuan Yang Tertuduh
Para Perempuan yang Mengubur Dendam
https://www.youtube.com/watch?v=WM1CxUScKY0
Indonesia: Kado Untuk Ibu
Tumbuh Dalam Badai Anak Korban Stigma 1965

40 Years of Silence

sang penari (dari novel ronggeng dukuh paruh)

The New Rulers of The World
https://www.youtube.com/watch?v=79pt0VkXPmI
film ini baik untuk memahami konteks global persoalan kedaulatan politik-ekonomi negeri ini termasuk memahami konteks global genosida 65

Dance of the Missing Body
http://www.engagemedia.org/Members/kotakhitamforum/videos/dance_of_the_missing_body
Kuliah Umum Buku: “The Dance That Makes You Vanish. Cultural Reconstruction in Post-Genocide Indonesia”, oleh Rachmi Diyah Larasati, tanggal 5 Juli 2013, di Indonesian Visual Art Archive
https://www.youtube.com/watch?v=7X0261Po71M#t=11
Lifting Dignity: A Short Note of Putu Oka Sukanta
In Defiance: Voices of Torture Survivors, Sri Sulistyowati
In Defiance: Voices of Torture Survivors, Sri Suprapti
In Defiance: Voices of Torture Survivors, Tan Swie Ling

Pementasan Teater Nyanyi Sunyi Kembang-kembang Genjer
https://www.youtube.com/watch?v=A7OGfkAr-xc
Filastine – Genjer-Genjer


KISAH PARA EKSIL 65
 
Cerita para eksil 1965: ‘Identitas dicabut, seolah nyawa dicabut’
Menunggu puluhan tahun di Praha untuk paspor Indonesia
Ribuan buku peristiwa 1965: Mengubah kesedihan menjadi kekuatan
‘Tertahan pulang’, Florensia jadi dokter tujuh tahun di Perang Vietnam
Cucu eksil: Peristiwa 1965, sejarah yang tak boleh dilupakan
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s